Wednesday, 27 March 2013

Travel And Leisure to The Edge of Solo

biar gak suntuk cuma di Solo-Solo aja kita melipir sedikit ke daerah tawamangu, ya cuma jalan-jalan aja sih sama cewe2 berempat (Feby, Dw, Echi, Gw)  motoran haha. Kita gatau jalan cuma modal nekat aja :p

Destinasi pertama kita ngeteh cantik dulu di Ndoro Dongker, tempatnya bikin rileks di tengah kebun teh gitu tepatnya di Jl. Afdeling Kemuning No.18 Kemuning. Udara dingin menambah hikmat kita waktu nyeruput teh :9 lokasinya juga deket sama "Bukit Teletubbies" Kemuning yang dimiliki pabrik teh PT. Rumpun Sari




Rumah ini merupakan peninggalan Belanda yang menyajikan beragam rasa teh dari Indonesia maupun teh terkenal dari negara lain. Ragam pilihan teh di Ndoro Donker ada Teh Hijau Kemuning, Teh Hitam Donker, Teh Aroma Inggris ( Earl Grey, Cemomile, Lady Grey, Mint, Passion Fruit ), Teh Raja, Teh Putih, dan Teh Herbal yang disajikan dalam cangkir dan teko. Harga untuk satu cangkirnya hanya 6.000 rupiah dan satu tekonya 15.000-25.000 rupiah. Gak cuma minuman teh aja yang dijual di sini, ada makanan utama seperti Sup Iga, Iga Bakar, Nasi Goreng sampai camilan semacam singkong goreng dengan karamel, bitterbalen, timus dan lain lain.





Sekitar 7 km ke timurnya Ndoro Dongker ada candi Hindu peninggalan masa akhir kerajaan majapahit yang dikenal dengan Candi Cetho. Candi yang ditemuin tahun 1842 ini punya 13 teras yang tersusun simetris dari barat meninggi ke timur dengan kepercayaan bahwa semakin tinggi itu semakin suci.



and then kita move, ke cemoro kandang alias kaki gunung lawu cuma buat makan mie rebus hahaha
di perjalanan haha bolang


mie rebus dan jagung bakar. udah deh gada yang bisa ngalahin
i love travelling hehe :D