Saturday, 20 August 2011

Anak Adalah Hiasan Kebahagiaan Dunia



Anak bagaikan selembar kertas putih, ia terlahir dengan fitrah tauhid, barulah kemudian pendidikan orangtua dan pengaruh lingkungan terhadap dirinya akan memberi warna dan menentukan proses kehidupan anak selanjutnya.

Sebagai amanah, semua yang dilakukan orangtua terhadap anaknya (bagaimana cara orangtua merawat, membesarkan dan mendidiknya) akan dimintai pertanggungjawaban kelak. Tidak perlu ada miskonsepsi dalam mendidik anak. Ayah dan ibu memiliki peran yang sama dalam mendidik anak. Orangtua perlu sikap terbuka dan memperlihatkan rasa akrab dalam keluarga agar anak merasa diterima dan mendapat pengayoman serta kasih sayang. Untuk mendidik moral maka faktor model atau suriteladan dari orangtua sangat menentukan, orangtua harus terlebih dahulu memilki moral dan akkhlak yang terpuji dan akhir kata bahwa anak perlu diberi tanggungjawab, perhatian kasih sayang dan pengalaman beragama sejak usia dini.

Kehadiran orangtua dalam perkembangan jiwa anak sangat penting. Bila anak kehilangan peran dan fungsi orangtua, sehingga dalam proses tumbuh berkembangnya akan kehilangan pembinaan, bimbingan, kasih sayang, perhatian dan sebagainya, maka anak akan mengalami deprivasi maternal (kehilangan kasih sayang orangtua). Hal ini dapat terjadi  tidak hanya semata-mata kehilangan figur orangtua secara fisik (loss), tetapi juga bisa dikarenakan karena tidak adanya peran orangtua yang amat penting  dalam proses imitasi dan identifikasi anak terhadap orangtua. Keadaan ini dapat menyebabkan anak menunjukkan kemurungan, rasa putus asa, dan hilang dorongan hidup.
Orangtua sebagai pendidik pertama dalam keluarga perlu memilki berbagai pengetahuan dan keterampilan agar mengerti dalam pengasuhan anak dan bersikap positif dalam membimbing tumbuh kembang anak secara baik sesuai dengan tahapan perkembangannya. Pendidikan orangtua merupakan modal utama dalam mendidik anak. Keterbatasan pendidikan dan pengethuan orangtua  merupakan unsur yang dapat menghambat  orang tua dalam melaksanakan pengasuhan anak secara maksimal. Upaya peningkatan kualitas orangtua terutama ibu melului pembinaan yang terstruktur dan berkelanjutan (parenting skill / keterampilan menjadi orangtua yang baik) perlu dilakukan. Dengan pembinaan seperti ini diharapkan orangtua dapat berperan sebagai pendidik pertama dan utama bagi anak-anaknya, agar menjadi anak yang shalih dan shalikah. AMIN

No comments:

Post a Comment