Tuesday, 26 April 2011

an Awkward World


Andai gw punya kekuatan kyak Romi Rafael atau Uya Kuya yang bias menyelami pikiran orang-orang. Dari hasil riset gw menunjukkan, ga semua orang yang terlihat selama ini baik ternyata baik beneran. Begitu banyak kebohongan dan fitnah yang mereka lontarkan, kadang gw pikir kenapa orang semakin tua pikiran mereka semakin cetek? Mereka masih di kelas berapa di sekolah kehidupan ini? Di dunia riil mereka udah kuliah, bekerja, berkeluarga, tapi kenapa mereka terlihat seperti anak kelas 2 atau 3 SD di sekolah kehidupan ini? Yah dunia hanyalah panggung sandiwara, kita pun harus berpura pura baik terhadap orang yang udah jahat. Orang jahat pun berpura pura baik didepan orang jahat juga. Dunia itu licik, mereka lupa apa definisi tuhan yang mereka anut. 

Mereka bener bener seolah menganggap “surga dan neraka” tak pernah ada. They do what they wanna do.

By the way ada sebuah note bagus di diary gw tanggal 8 November 2007/Kamis
Dari sebuah buku yang gw lupa buku apaan. Ini dia :

Mencintai seseorang itu harus dengan timbangan Fitrah dan Bashirah. Mencintai dengan kesucian dan mata hati. Fitrah dan Bashirah lah yang jadi timbangannya. Yaitu mencintai bukan karena tertipu oleh rupawan paras wajahnya dan keelokan bentuk tubuhnya. Bukan karena tersihir oleh matanya yang berkilat indah seperti bintang kejora. Bukan karena bibirnya. Juga bukan karena suaranya yang sulit dilupakan. Bukan karena hartanya yang melimpah ruah. Bukan karena kehormatannya yang kita akan ikut terhormat kalo nikah dengannya.

Jika bukan karena itu aku semua mencintainya, tapi aku mencintai dengan timbangan fitrah ku dan mata batinku. Aku mencintainya karena merasakan kesucian jiwanya dan agamanya, dan mata batinku condong karena kecantikan akhlak dan wataknya. Hatiku terpikat karena harumnya kalimat kalimat yang keluar dari lidahnya. Disaat itulah aku baru mencintai lawan jenis dengan benar.

Alhamdulilah sejauh ini gw mencintai dia bukan karena hal yang diatas, tapi lagi lagi gw Cuma bisa ngeyakinin dalam hati gw kalo ‘jodoh ditangan Tuhan’. Gw ga akan pernah tau siapa jodoh gw kelak. Yah note that :s

No comments:

Post a Comment